KENALI RESIKO, CEGAH BENCANA: SMA NEGERI 1 DENTE TELADAS GELAR SOSIALISASI BERSAMA BPBD KABUPATEN TULANG BAWANG
Dente Teladas — SMA Negeri 1 Dente Teladas melaksanakan kegiatan sosialisasi penanggulangan bencana bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulang Bawang pada Rabu, 23 September 2026. Kegiatan berlangsung di ruang aula sekolah yang diikuti oleh seluruh peserta didik serta dewan guru.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kepedulian warga sekolah terhadap lingkungan serta kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana. Kondisi cuaca panas dan kemarau dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian karena dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran. Melalui sosialisasi ini, warga sekolah dihimbau untuk lebih peka terhadap lingkungan dan memahami pentingnya pencegahan bencana sejak dini.
Dalam kegiatan tersebut, BPBD Kabupaten Tulang Bawang menghadirkan tiga pemateri, yaitu Bapak Sarnianto, Bapak Muhamad Kunaifi, A.Md., dan Bapak Andi Setiawan, A.Md. Yang memberikan penjelasan mengenai penanggulangan bencana serta pentingnya meningkatkan kesadaran terhadap berbagai potensi bencana yang dapat terjadi di lingkungan sekitar.
Materi pertama yang disampaikan oleh Bapak Sarnianto. mengenai tiga unsur yang dapat menyebabkan terjadinya kebakaran, yaitu oksigen, panas, dan media atau bahan yang mudah terbakar. selain itu ia juga menyampaikan beberapa jenis yang mengakibatkan kebakaran diantaranya ada benda mudah terbakar, tekanan udara atau gesekan, kelalaian diri sendiri ,serta konsleting listrik. tidak hanya itu ia juga memberikan cara penyelesaian atau penanganan ketika terjadi kebakaran .Ia juga menjelaskan bahwa kondisi kemarau dan kurangnya kesadaran dalam menjaga lingkungan dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat membantu peserta mengenali potensi kebakaran dan melakukan tindakan pencegahan.
materi kedua disampaikan oleh bapak Muhammad Kunaifi,A.Md terikait mitigasi bencana. Ia menyampaikan bahwa bencana adalah serangkaian pristiwa yang mengancam manusia akibat faktor-faktor alam maupun non-alam serta ulah manusia yang menyebabkan danpak psikologis. juga menyampaikan terkait terdapat 3 jenis-jenis bencana yaitu bencana alam contohnya gempa bumi, gunung meletus, dan tsunami, bencana non-alam adalah seperti Lumpur lampindo, covid-19 dan kegagalan teknologi, dan bencana sosial contohnya konflik sosial, acaman bersenjata. sebelum terjadinya bencana ada yang di namakan kesiapsiagaan yaitu mengantisipasi bencana mulai dari pencegahan pasca hingga rehabilitasi.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, seluruh warga SMA Negeri 1 Dente Teladas mengikuti apel bersama. Dalam apel tersebut, pihak BPBD menyampaikan arahan mengenai pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam, khususnya gempa bumi. Peserta didik juga diimbau untuk selalu waspada, berhati-hati, tidak panik, dan mengikuti arahan ketika bencana terjadi. Melalui apel tersebut, BPBD berharap warga sekolah dapat lebih siap dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana.
Setelah apel selesai, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi bencana gempa bumi yang melibatkan peserta didik dari setiap kelas. Para siswa diarahkan keluar dari ruang kelas dan berkumpul di tengah lapangan sebagai titik evakuasi. Simulasi dibuat menyerupai kondisi bencana agar peserta didik dapat memahami tindakan yang perlu dilakukan dalam situasi darurat. Setelah seluruh siswa berkumpul, dilakukan pendataan terhadap kondisi peserta, termasuk jumlah siswa yang disimulasikan mengalami luka. Kegiatan tersebut menjadi penutup sosialisasi BPBD sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada warga sekolah mengenai pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.
Kegiatan berlangsung dengan kondusif dan baik hingga selesai. Melalui sosialisasi ini, SMA Negeri 1 Dente Teladas bersama BPBD Kabupaten Tulang Bawang berupaya membangun kesadaran dan kesiapsiagaan warga sekolah agar tidak hanya mengetahui potensi bencana, tetapi juga mampu mengambil langkah pencegahan. Dengan meningkatnya kepedulian terhadap lingkungan, diharapkan risiko terjadinya bencana, khususnya kebakaran, dapat diminimalkan.
Kegiatan sosialisasi dan simulasi bencana bersama BPBD di SMA Negeri 1 Dente Teladas memberikan pengetahuan serta pengalaman baru bagi seluruh warga sekolah dalam menghadapi situasi darurat. Melalui kegiatan ini, peserta didik diharapkan dapat lebih peka terhadap lingkungan, meningkatkan kewaspadaan, serta memahami pentingnya kesiapsiagaan ketika bencana terjadi. Dengan adanya edukasi dan simulasi secara langsung, warga sekolah diharapkan mampu menjaga keselamatan diri dan orang lain serta tidak panik dalam menghadapi keadaan darurat.
-500x281.webp)